Alasan Mengapa Berat Badan Susah Turun

Alasan Mengapa Berat Badan Susah Turun - Permasalah berat badan ini menjadi masalah perasaan yang banyak dialami orang, terutama orang yang memiliki berat badan berlebih. Terkadang, setelah kita aktif dan kerja keras untuk menurunkan berat badan ternyata setelah sekian lama kita berjuang hasilnya nol besar.

Nah, mungkin ada salah satu jawaban dari beberapa alasan dibawah ini atas pertanyaan mengapa berat badan susah turun.


Melewatkan Jadwal Makan


Melewatkan jadwal makan atau makan lebih sedikit mungkin tampak logis untuk membantu menurunkan berat badan. Namun, ternyata sering melewatkan jadwal makan terbukti kontraproduktif dengan penurunan berat badan.

Metabolisme tubuh bekerja lebih baik apabila pasokan makanan pada tubuh teratur. Tubuh membakar kalori selama proses pencernaan. Ketika berhenti menerima makanan yang cukup, tingkat metabolisme secara otomatis akan melambat. Sehingga, dapat memperlambat proses pembakaran kalori ketika makan.

Selanjutnya, ketik tidak cukup makan, tubuh akan merespon dengan memecah makanan yang sedikit sebagai lemak untuk energi.

Selain itu, jika kita melewatkan sarapan, misalnya, maka kita akan lebih lapar pada saat  makan siang dan kemungkinan kita akan makan lebih banyak.

Sebuah studi tahun di tahun 2006 yang diterbitkan dalam Journal of Adolescent Health mempelajari 9.919 para remaja sampai dewasa bahwa melewatkan sarapan menyebabkan peningkatan berat badan.

Tidak Cukup Minum Air


Air sebanyak 60 persen adalah bagian dari tubuh dan jumlah air dalam tubuh memiliki kadar yang signifikan pada berat badan.

Air memetabolisme lemak tubuh menjadi energi. Minum air dalam jumlah sedang sebelum makan efektif menekan nafsu makan dan mengurangi asupan kalori.

Tidak Cukup Tidur



Penelitian telah menunjukkan bahwa tidak cukup tidur di malam hari dapat merangsang hormon rasa lapar dan meningkatkan nafsu makan, sehingga bisa meningkatkan berat badan.

Sebuah studi tahun 2004 yang diterbitkan dalam Annals of Medicine mencatat bahwa ketika 12 pria muda yang sehat kurang tidur selama dua hari, mereka mengalami penurunan kadar leptin (hormon penghambat rasa lapar), peningkatan kadar ghrelin (hormon rasa lapar ) dan peningkatan secara keseluruhan dalam nafsu makan.

Kurangnya tidur juga salah satu penyebab utama obesitas.

Untuk mendukung upaya penurunan berat badan, setidaknya 7 sampai 8 jam tidur nyenyak setiap hari.

Tidak Makan Cukup Protein


Protein tinggi mampu membantu penurunan berat badan dengan menjaga kita menginginkan memakan makanan manis dan mencegah timbunan lemak berlebih.

Thermogenesis merupakan proses metabolisme di mana tubuh menghasilkan panas untuk membakar kalori, proses ini dibantu oleh kadar protein dalam tubuh. Sebuah penelitian di tahun 2002 yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition menunjukan bahwa asupan protein tinggi dapat meningkatkan thermogenesis dalam tubuh.

Efek Samping dari Obat


Beberapa resep obat yang digunakan untuk mengobati depresi, diabetes, kejang, migrain dan tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Jadi jika kita mencoba untuk menurunkan berat badan sementara kita sedang dalam pengobatan penyakit-penyakit tersebut diatas, mungkin menjadi alasan mengapa berat badan susah turun.

Ada beberapa obat dapat meningkatkan nafsu makan dan meningkatkan rasa lapar, ada juga beberapa obat yang dapat memperlambat metabolisme atau menyebabkan retensi air.

Sebuah penelitian di tahun 2010 yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Psychiatry mencatat bahwa obat antidepresan tertentu, seperti amitriptyline, mirtazapine dan paroxetine, dapat meningkatka risiko naiknya berat badan.

Catatan : JANGAN berhenti minum obat tanpa konsultasi dokter. Tanyakan kepada dokter jika kita dapat mengkonsumsi obat dengan dosis yang lebih rendah dari obat yang sama atau di ganti dengan obat yang lain.



menghilangkan bopeng

0 Response to "Alasan Mengapa Berat Badan Susah Turun"

Posting Komentar

Ayo Berkomentarlah. Satu komentar Anda Sangat Berharga Bagi Kami.